The miracles of science™

Select Industry


DuPont Indonesia Media Center

Pioneer Kukuhkan Petani Grower "Padi Pioneer"

Indonesia, Malang, July 8, 2006

Indonesia hingga saat ini masih menjadi salah satu negara net importer beras terbesar di dunia. Kebijakan impor beras ini terpaksa diambil pemerintah karena jumlah produksi beras nasionalnya yang masih belum dapat memenuhi semua kebutuhan domestiknya.

Untuk itu, pemerintah saat ini tengah serius mencari upaya-upaya untuk dapat segera mencapai target peningkatan produksi padi nasional sebesar 5% serta merealisasikan program pencanangan 1 juta hektar padi hibrida di tahun 2009.

Seperti diketahui, salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah produksi dan memperbaiki rata-rata jumlah produksi dalam suatu kawasan adalah melalui perbaikan performa dan produktifitas tanaman. Teknologi hibrida secara signifikan memberikan paparan empirik dan ilmiah bahwa teknologi ini dapat meningkatkan performa produksi dari tanaman sedikitnya 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan teknologi inbrida.

Atas dasar turut membantu program pemerintah di atas, PT DuPont Indonesia yang selama ini konsisten di bidang bioteknologi dan salah satu prosuknya dikenal luas oleh masyarakat tani di Indonesia dengan sebutan “Jagung Hibrida Pioneer”, kini menyatakan siap untuk berkontribusi di komoditas padi hibirda.

Menurut Mardahana, Business Manager PT DuPont Indonesia , direncanakan padi hibrida yang akan diproduksi oleh DuPont Indonesia adalah varietas PP1. Performa varietas PP1 ini mampu menghasilkan 11,2 ton/hektar dengan malai yang panjang dan penuh, germinasi yang bagus, bulir dan anakan yang banyak, keseragaman tanaman yang bagus dan kualitas nasi yang pulen dan aromatik.

Oleh karenanya, lanjut Mardahana, disaksikan Menteri Pertanian kami akan memberikan penghargaan kepada para petani yang telah menjadi mitra kami selama 15 dan 20 tahun, sekaligus mengukuhkan petani grower padi hibrida pioneer.

Petani grower padi hibrida adalah para petani grower jagung hibrida Pioneer. PT DuPont Indonesia melakukan kontak kerjasama dengan para petani grower itu dengan sistem kemitraan. Para petani grower akan mendapatkan fasilitas benih gratis, pinjaman untuk pengolahan lahan dan sarana produksi (saprodi), jaminan pembelian hasil panen dengan harga dasar, mendapatkan penyuluhan tentang tatacara perawatan tanaman yang baik serta memndapatkan insentif bagi kelompok tani yang dinilai baik.

Dengan dikembangkannya padi hibrida pioneer atau PP1 ini, para petani mitra dalam satu musim tanam akan dapat memproduksi benih jagung dan padi hibrida sekaligus, sehingga setiap musim tanam petani mitra akan mendapatkan 2 manfaat sekaligus.



Untuk Keterangan lebih Lanjut Hubungi :
Tri Koentjoro
PT. DuPont Indonesia
Tel: 021- 527 8988, 0811 196 133