The miracles of science™

Select Industry


DuPont Indonesia Media Center

Pioneer International Grant Rekonstruksi Jalan Dan Jembatan Untuk Mudahkan Petani Menjual Hasil - Hasil Pertaniannya

Indonesia, Bengkulu, August 24, 2006

Kondisi prasarana jalan dan jembatan di sejumlah daerah di tanah air, khususnya di daerah sentra pertanian, seringkali rusak dan tidak terawat. Akibatnya sistem distribusi hasil-hasil pertanian dari desa ke kota ataupun sebaliknya menjadi terhambat dan mahal.

Kondisi seperti di atas juga dialami juga di sebuah daerah penghasil padi dan jagung yang strategis di Bengkulu, tepatnya di Desa Padang Genting Kabupaten Seluma Bengkulu. Di daerah ini, para petani hanya menanam dua komoditas pertanian dalam setahun, yakni padi dan jagung.

Permasalahan utama yang dialami petani di Kabupaten Seluma adalah rusaknya kondisi jalan dan jembatan yang ada. Padahal fungsi jalan dan jembatan merupakan sarana vital dan satu-satunya bagi petani menjual hasil-hasil pertanian ke kota. Akibatnya banyak petani yang beralih menggunakan jasa angkutan sungai.

Dari kendala di atas, PT DuPont Indonesia yang merupakan perusahaan benih jagung hibrida terkemuka merek Pioneer, terpanggil untuk dapat merekonstruksi jalan dan jembatan yang ada, agar dapat kembali menggunakan transportasi darat sebagai sarana transportasi utama yang murah dan cepat. Upaya ini tentu saja atas koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan masyarakat tani setempat, khususnya kelompok tani Tri Mandiri.

Menurut Tri Susetyo, National Sales Manager PT. DuPont Indonesia, bantuan untuk rekonstruksi jalan dan jembatan ini di dapat dari Pioneer International Grant Program. Bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian sosial dari PT DuPont Indonesia di dalam membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar daerah pemasaran Pioneer. “Jadi semacam tanggap perusahaan atas kondisi lingkungan dimana Pioneer ada,” tukasnya.

Oleh karenanya, lanjut Tri, dengan diperbaikinya jalan dan jembatan yang ada diharapkan petani terkurangi biaya transportasi yang harus dibayar dan akses menuju lokasi areal pertanaman jagung menjadi lebih mudah dan terbuka, sehingga perekonomian di daerah ini akan jauh lebih berkembang”.

“Kami tetap berkomitmen untuk membantu petani dan pemerintah daerah setempat. Terlebih lokasinya ini masuk dalam area pemasaran Pioneer. Total bantuan ini mencapai USD 8,091,” tambahnya.

Pioneer International Grant program ini telah berlangsung sejak tahun 2005. Tahun 2005 lalu, total nilai yang dialirkan untuk kepentingan petani di Indonesia lebih dari USD 49,000. Untuk tahun 2006 ini, total alokasi dana yang akan disumbangkan naik 56% dibandingkan tahun lalu menjadi USD 87,416.


Tentang PT DuPont Indonesia

PT. DuPont Indonesia memproduksi dan memasarkan benih jagung hibrida Pioneer sejak tahun 1988 dan merupakan pemimpin pasar dalam industri benih jagung hibrida di Indonesia. PT. DuPont Indonesia telah melepas 23 varietas benih jagung hibrida Pioneer, sedangkan varietas yang masih diproduksi dan dipasarkan adalah varietas P7, P11, P12, P13, P20, P21, dan P23.

Pioneer Hi-bred International, Inc., adalah anak perusahaan DuPont, merupakan pengembang dan pemasok genetika tanaman terkemuka untuk para petani di seluruh dunia.

DuPont adalah perusahaan ilmu pengetahuan. Berdiri pada tahun 1802, DuPont menerapkan sains dalam kegiatannya dengan menciptakan solusi yang berkesinambungan yang dibutuhkan untuk terciptanya kehidupan yang lebih baik, aman dan sehat bagi orang-orang di manapun. Beroperasi di lebih dari 70 negara, DuPont menawarkan berbagai produk dan layanan yang inovatif bagi konsumen, terutama di bidang pertanian, pangan, elektronik, komunikasi, keselamatan kerja dan pencegahannya, perumahan, konstruksi dan transportasi


Untuk Keterangan lebih Lanjut Hubungi :
Tri Koentjoro
PT. DuPont Indonesia
Tel: 021- 527 8988, 0811 196 133