The miracles of science™

Select Industry


DuPont Indonesia Media Center

Pioneer Atasi Masalah Pengairan di Ponorogo

Indonesia, Ponorogo, August 24, 2006

Sistem pengairan yang baik, adalah salah satu komponen penting dalam pertanian, untuk memperoleh hasil panen yang optimal. Selama ini, petani di Desa Sendang Ponorogo, hanya memiliki kesempatan bertanam dua kali setahun, yaitu padi yang diikuti jagung, sedangkan musim tanam ketiga, lahan dibiarkan bera (tidak ditanami). Kondisi bera tersebut disebabkan Desa Sendang tidak memiliki sistem pengairan yang baik untuk mendukung penanaman sesudah jagung. Situasi tersebut menyebabkan petani tidak dapat memanfaatkan lahannya secara maksimal untuk memperoleh penghasilan yang lebih baik.

Pioneer International Grant Program, sebuah community development program yang dikelola oleh Pioneer Hi-Bred International di Amerika Serikat telah memberikan bantuan dana bagi petani jagung di Desa Sendang – Ponorogo Jawa Timur. Bantuan tersebut digunakan untuk pembuatan sumur bor untuk pengairan lahan pertanian.

Melalui PT. DuPont Indonesia, Pioneer memberikan bantuan sebesar USD 6,575 kepada Kelompok Tani Sri Rahayu yang mengelola bantuan tersebut. Diharapkan, bantuan tersebut dapat mengairi lahan pertanian di Desa Sendang seluas 50 – 60 Ha.

Wakil PT. DuPont Indonesia Bapak Anton Saptorahardjo, selaku Asia Pacific Human Resource Manager mengatakan bahwa bantuan hibah tersebut adalah program sosial tahunan yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya di daerah pemasaran Pioneer. Ditambahkan juga oleh Bapak Bayu Hendarto, District Sales Manager.

PT. DuPont Indonesia, Pioneer mengharapkan dengan tersedianya pengairan yang cukup, petani di Desa Sendang dapat memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian mereka, sehingga petani dapat menanam jagung kembali pada musim tanam yang ketiga. Pengairan yang baik, tentunya akan meningkatkan kualitas hasil panen petani. Dengan demikian, pendapatan petani akan maksimal, dan kesejahteraan merekapun akan meningkat.

Dalam acara yang dihadiri 250 orang petani, tenaga penyuluh pertanian dan staf dinas pertanian setempat, dilaksanakan juga tanam perdana oleh Bupati Ponorogo dan lomba pipil jagung hibrida Pioneer P21. Jagung hibrida P21 memiliki ketahanan yang baik terhadap kekeringan, tongkol terisi penuh, dan memiliki potensi hasil tinggi, mencapai 13.3 ton pipilan kering / Ha, sehingga jagung ini sangat cocok dan disukai oleh petani jagung di Jawa Timur.


Tentang PT DuPont Indonesia

PT. DuPont Indonesia memproduksi dan memasarkan benih jagung hibrida Pioneer sejak tahun 1988 dan merupakan pemimpin pasar dalam industri benih jagung hibrida di Indonesia. PT. DuPont Indonesia telah melepas 23 varietas benih jagung hibrida Pioneer, sedangkan varietas yang masih diproduksi dan dipasarkan adalah varietas P7, P11, P12, P13, P20, P21, dan P23.

Pioneer Hi-bred International, Inc., adalah anak perusahaan DuPont, merupakan pengembang dan pemasok genetika tanaman terkemuka untuk para petani di seluruh dunia.

DuPont adalah perusahaan ilmu pengetahuan. Berdiri pada tahun 1802, DuPont menerapkan sains dalam kegiatannya dengan menciptakan solusi yang berkesinambungan yang dibutuhkan untuk terciptanya kehidupan yang lebih baik, aman dan sehat bagi orang-orang di manapun. Beroperasi di lebih dari 70 negara, DuPont menawarkan berbagai produk dan layanan yang inovatif bagi konsumen, terutama di bidang pertanian, pangan, elektronik, komunikasi, keselamatan kerja dan pencegahannya, perumahan, konstruksi dan transportasi


Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:
Tri Koentjoro
Sales Development Manager
PT. DuPont Indonesia
Telp: (021) 527 8988 / 0811 – 19 61 33
Fax: (021) 5278987