Sistem pengairan yang baik, adalah salah satu komponen penting dalam pertanian, untuk memperoleh hasil panen yang optimal. Selama ini, petani di Desa Baran, Kecamatan Cawas – Klaten, hanya memiliki kesempatan bertanam dua kali setahun, yaitu padi - padi, sedangkan musim tanam ketiga, lahan dibiarkan bera (tidak ditanami). Pilihan lainnya adalah bertanam kedelai di musim ke tiga, tetapi kedelai tidak memberikan hasil yang maksimal, karena produktivitasnya yang rendah. Sebenarnya, tanaman yang cocok untuk ditanam di musim ketiga adalah jagung, karena produktivitasnya tinggi dan menguntungkan. Tetapi, kondisi pengairan yang tidak mencukupi menjadi kendala untuk menanam jagung.
Pioneer International Grant Program, sebuah community development program yang dikelola oleh Pioneer Hi-Bred International di Amerika Serikat telah memberikan bantuan dana bagi masyarakat di Desa Baran, Kecamatan Cawas - Klaten. Melalui PT. DuPont Indonesia, Pioneer memberikan bantuan sebesar USD 2,779 untuk pembuatan sumur bor sebagai penunjang sistem irigasi di lokasi tersebut.
Drilling process
Wakil PT. DuPont Indonesia Bp. Wiwik Wijayahadi, selaku District Sales Manager wilayah Jawa Tengah mengatakan bahwa bantuan hibah tersebut adalah program sosial tahunan yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya di daerah pemasaran Pioneer. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat dapat berupa fasilitas yang berhubungan langsung dengan pertanian, atau untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. Beliau menambahkan, dengan adanya bantuan pengairan yang diberikan Pioneer, petani di Desa Baras sekarang dapat menanami lahan mereka dengan tanaman jagung pada musim ke tiga, untuk memperoleh penghasilan yang optimal.
Lomba Pipil dan Lomba Tebak Hasil P21
Acara yang dihadiri 300 orang petani dan undangan tersebut, dimeriahkan juga dengan lomba mocel bareng jagung hibrida Pioneer P21, dan lomba tebak hasil P21. Sebagaimana telah diketahui oleh petani jagung di Klaten, jagung hibrida Pioneer P21 memiliki ketahanan yang baik terhadap kekeringan, tongkol terisi penuh, dengan potensi hasil tinggi, mencapai 13.3 ton pipilan kering / Ha. Jagung hibrida P21 tetap dapat memberikan hasil panen yang maksimal meskipun dalam kondisi kemarau dengan pengairan yang relatif terbatas.
Turut hadir dalam acara penyerahan bantuan tersebut adalah Camat Cawas, Bp. Drs. Suralip, Kepala Dinas Pertanian Klaten, dan tokoh masyarakat setempat.
Pioneer extended the grant to the grantee
Tentang PT DuPont Indonesia
PT. DuPont Indonesia memproduksi dan memasarkan benih jagung hibrida Pioneer sejak tahun 1988 dan merupakan pemimpin pasar dalam industri benih jagung hibrida di Indonesia. PT. DuPont Indonesia telah melepas 23 varietas benih jagung hibrida Pioneer, sedangkan varietas yang masih diproduksi dan dipasarkan adalah varietas P7, P11, P12, P13, P20, P21, dan P23.
Pioneer Hi-bred International, Inc., adalah anak perusahaan DuPont, merupakan pengembang dan pemasok genetika tanaman terkemuka untuk para petani di seluruh dunia.
DuPont adalah perusahaan ilmu pengetahuan. Berdiri pada tahun 1802, DuPont menerapkan sains dalam kegiatannya dengan menciptakan solusi yang berkesinambungan yang dibutuhkan untuk terciptanya kehidupan yang lebih baik, aman dan sehat bagi orang-orang di manapun. Beroperasi di lebih dari 70 negara, DuPont menawarkan berbagai produk dan layanan yang inovatif bagi konsumen, terutama di bidang pertanian, pangan, elektronik, komunikasi, keselamatan kerja dan pencegahannya, perumahan, konstruksi dan transportasi
Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:
Tri Koentjoro
Sales Development Manager
PT. DuPont Indonesia
Telp: (021) 780 23 71 / 0811 – 19 61 33
Fax: (021) 780 27 85
In addition to the ceremonial event, Pioneer also conduct ed a hand-shelling contest to promote Pioneer corn hybrid P21
Winners of hand shelling contest and their prizes