Dalam bidang produksi dan tataniaga jagung, prasarana umum sangat penting untuk memudahkan jalur masuk dan keluarnya produk dari wilayah penghasil ke wilayah pasar, demikian pula dengan pasokan agri input yang sangat penting selama masa penanaman jagung.
Kebutuhan akan sarana jembatan yang memadai yang menghubungkan antara daerah penghasil jagung dan daerah pemasaran, telah lama menjadi impian bagi petani jagung di Desa Purwobinangun – Langkat Sumatera Utara. Daerah yang mempunyai potensi penanaman jagung mencapai 600 Ha dalam satu musim tanam ini tidak memiliki sarana jembatan yang baik yang dapat menghubungkan desa mereka dengan daerah luar.
Sebelum tahun 2006, petani di daerah tersebut kesulitan untuk mengangkut hasil pertaniannya, dikarenakan jembatan yang sangat rapuh terbuat dari bambu yang hanya bisa dilalui sepeda motor. Jika menggunakan mobil mereka harus melalui jalan yang jauhnya 30 km, dengan ongkos yang cukup tinggi. Dengan dibangunnya jembatan permanen yang dapat dilalui mobil, maka akses hubungan dari ladang ke desa hanya sekitar 3 km. Tentunya akan sangat mudah bagi para petani maupun pengumpul jagung untuk mengambil hasil panen.
Pada tahun 2006, Pioneer International Grant Program, sebuah community investment program yang dikelola oleh Pioneer Hi-Bred International di Amerika Serikat telah memberikan bantuan dana bagi petani jagung di Desa Purwobinangun. Bantuan tersebut digunakan untuk pembuatan jembatan yang menghubungkan desa dan areal pemasaran. Melalui PT. DuPont Indonesia, Pioneer memberikan bantuan sebesar USD 22,000 kepada pemerintah desa yang mengelola bantuan tersebut.
Setelah menelaah manfaat yang didapatkan oleh masyarakat sekitar Purwobinangun, maka pada tahun 2008 ini, Pioneer Hi-Bred International memutuskan untuk melengkapi bantuan jembatan yang telah diberikan sebelumnya dengan perbaikan sarana jalan yang menghubungkan jembatan dengan lokasi desa. PT. DuPont Indonesia yang menyampaikan bantuan senilai USD. 17,500 tersebut, melihat adanya potensi pertanaman dan perniagaan jagung di daerah ini yang akan menaikkan tingkat kesejahteraan masyarakat setempat.
Suwandy Purba, District Sales Manager PT. DuPont Indonesia wilayah Sumatera Utara mengatakan bahwa bantuan prasarana berupa jembatan dan jalan tersebut bertujuan untuk memudahkan transportasi petani dalam memperoleh akses agri input seperti pupuk dan produk perlindungan tanaman, dan juga untuk memasarkan hasil panennya ke luar desa.
Diharapkan dengan tambahan bantuan perbaikan jalan sepanjang 600 m, petani jagung akan dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka dan dapat memperoleh hasil akhir yang lebih menguntungkan. Perekonomian desa pun akan dapat semakin berkembang.
Menurut salah satu petani di Desa Purwobinangun, kini mereka dapat menghemat sekitar
Rp. 4,000 per karung jagung hasil panen, yang sebelumnya mereka bayarkan untuk ongkos pengangkutan saat panen.
Peresmian dan penyerahan bantuan perbaikan jalan ini dihadiri oleh Camat Sei Bingei Bpk. Siang Ginting Manik dan Kepala Dinas Pertanian Langkat Bpk. Barsah Daulay. PT. DuPont Indonesia juga mengadakan kegiatan Edukasi Lapang kepada petani setempat melalui kegiatan bertajuk Field Trip PP1. Dalam acara tersebut, petani Langkat dikenalkan dengan produk padi hibrida baru dari Pioneer yaitu PP1.
Padi PP1 memiliki potensi hasil yang tinggi yaitu 10,4 ton GKG/Ha dan rata-rata hasil 6,6 ton GKG/Ha. Selain itu, beras yang dihasilkan mempunyai kualitas baik, nasi yang dihasilkan memiliki rasa enak, pulen dan sedikit aromatik, sehingga pasti disukai oleh konsumen. Pada saat penanaman, PP1 tidak memerlukan banyak air, cukup menggunakan System Pengairan Intermittent (berselang) dan tidak membutuhkan terlalu banyak pupuk urea.
Tentang PT DuPont Indonesia
PT Dupont Indonesia memproduksi dan memasarkan benih jagung hibrida Pioneer sejak tahun 1988 dan merupakan pemimpin pasar dalam industri benih jagung hibrida di Indonesia. PT. DuPont Indonesia telah melepas 23 varietas benih jagung hibrida Pioneer, sedangkan varietas yang masih diproduksi dan dipasarkan adalah varietas P7, P11, P12, P13, P21, dan P23. Pada tahun 2007, PT. DuPont Indonesia mulai memasarkan padi hibrida PP1 dan melepas padi hibrida PP2 dan MARO.
Pioneer Hi-bred International, Inc., adalah anak perusahaan DuPont, merupakan pengembang dan pemasok genetika tanaman terkemuka untuk para petani di seluruh dunia.
DuPont adalah perusahaan ilmu pengetahuan. Berdiri pada tahun 1802, DuPont menerapkan sains dalam kegiatannya dengan menciptakan solusi yang berkesinambungan yang dibutuhkan untuk terciptanya kehidupan yang lebih baik, aman dan sehat bagi orang-orang di manapun. Beroperasi di lebih dari 70 negara, DuPont menawarkan berbagai produk dan layanan yang inovatif bagi konsumen, terutama di bidang pertanian, pangan, elektronik, komunikasi, keselamatan kerja dan pencegahannya, perumahan, konstruksi dan transportasi
Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:
Tri Koentjoro
Sales Development Manager
PT. DuPont Indonesia
Telp: (021) 780 2371 / 0811 – 19 61 33
Fax: (021) 7883 9053
Suwandy Purba
District Sales Manager Wilayah Sumatra Utara
PT. DuPont Indonesia
Telp: 061- 8360 360 / 0812 609 7371